LAB 1.3 Instalasi Windows 7 di Pnetlab
LAB 1.3 Instalasi Windows 7 di Pnetlab
a. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat memahami fungsi dan manfaat instalasi sistem operasi Windows pada komputer
2. Siswa dapat menyiapkan dan mengonfigurasi perangkat keras serta media instalasi untuk proses instalasi windows
3. Siswa dapat melakukan proses instalasi Windows dengan benar serta memverifikasi hasil instalasi.
b. Materi Pembelajaran
Instalasi Windows adalah proses pemasangan sistem operasi Microsoft Windows pada perangkat komputer atau laptop. Proses ini bertujuan untuk menjadikan komputer siap digunakan dengan sistem operasi yang mampu mengelola perangkat keras dan menjalankan berbagai aplikasi. Instalasi dapat dilakukan dalam beberapa bentuk, seperti instalasi baru (fresh install), instal ulang (reinstall), atau peningkatan versi sistem operasi (upgrade).
Fungsi utama dari instalasi Windows adalah untuk menyediakan sistem yang dapat mengelola sumber daya komputer secara efisien, seperti CPU, memori, penyimpanan, dan perangkat input/output. Selain itu, Windows memberikan antarmuka pengguna (user interface) yang memudahkan interaksi antara pengguna dan komputer, serta memungkinkan dijalankannya berbagai perangkat lunak seperti aplikasi perkantoran, browser, hingga program multimedia dan game.
Manfaat dari melakukan instalasi Windows sangat beragam. Di antaranya adalah meningkatkan kinerja sistem, memperbaiki kerusakan atau gangguan akibat virus dan error, serta memperbarui sistem dengan fitur dan keamanan terbaru. Instalasi ulang juga bermanfaat untuk membersihkan sistem dari file atau aplikasi yang tidak diperlukan, sehingga perangkat menjadi lebih optimal dan sesuai dengan kebutuhan pengguna.
c. Persiapan Pmbelajaran
Sebelum masuk ke dalam konfigurasi Instalasi Windows 7 di Pnetlab, buatlah topologi sederhana seperti di bawah ini
d. Konfigurasi
Selanjutnya yaitu memulai praktik nya, di mulai dari langkah pertama
1. Langkah pertama yaitu Aktifkan VMware terlebih dahulu untuk masuk ke dalam platform Pnetlab
2. Langkah kedua yaitu masuk ke WinSCP
Saat sudah berada di WinSCP. Langkah selanjutnya yaitu klik New Site dan masukkan Host name, User name, dan Password. Masukkan IP Address sesuai dengan yang ada pada VMware/server Pnetlab saat login tersebut, serta password yang telah di buat saat di VMware/server Pnetlab
Setelah sudah memasukkan Host name, User name, dan Password. Klik login >> Accept3. Langkah ketiga yaitu buatlah folder win-7-x86Lite
Fungsi dari folder tersebut adalah untuk menyimpan file yang akan di upload. Pastikan saat membuat folder tersebut, sudah masuk ke dalam folder /opt/unetlab/addons/qemu terlebih dahulu
5. Langkah kelima yaitu kembali ke VMware untuk melakukan fixpermissions
management(cloud0) adalah antarmuka virtual yang digunakan untuk menghubungkan node dalam lab ke jaringan manajemen atau jaringan eksternal, seperti internet. Fungsi utamanya adalah memungkinkan perangkat dalam lab untuk mengakses layanan seperti pembaruan perangkat lunak, server DNS, atau repositori eksternal.7. Langkah ketujuh yaitu menambahkan Router
Lakukan setting PC Windows, untuk nama dan RAM masih menyesuaikan dengan yang diperlukan, untuk materi ini digunakan RAM 1024MB atau yang setara dengan 1GB.
9. Langkah kesembilan yaitu hubungkan perangkat yang telah terbuat, lalu masukkan IP untuk kabel yang terhubung ke PC Windows
10. Langkah kesepuluh yaitu melakukan konfigurasi pada perangkat Router Mikrotik
Lakukan konfigurasi memberikan identitas (nama) agar perangkat memiliki nama/sebuah identitas agar mudah dikenali atau tidak mudah tertukar dengan perangkat lainnya, memberikan identitas dengan perintah "system identity set name=", selanjutnya yaitu mengecek IP Address pada Router dengan perintah "ip address print", lalu buatlah ip address untuk PC Windows 7 dengan perintah "ip address add address=(alamat ip dan prefix) interface=ether(port yang ingin dimasukkan ip)", lalu jika sudah menambahkan IP langkah selanjutnya yaitu ketikkan perintah "ip firewall nat add chain=srcnat out-interface=ether1 action=masquerade" untuk memungkinkan perangkat di jaringan lokal (private IP) berkomunikasi dengan jaringan publik (internet) menggunakan satu atau beberapa IP publik.11. Langkah kesebelas yaitu melalukan konfigurasi IP Address secara statis pada PC Windows 7
Klik PC Windows 7, lalu setelah masuk ke dalam PC Windows 7. Klik logo windows yang ada di pojok kanan bawah >> klik opsi control panel adalah komponen utama di sistem operasi Windows yang berfungsi sebagai pusat pengaturan dan kontrol untuk berbagai aspek sistem komputer.
Jika sudah masuk kedalam Control Panel, langkah selanjutnya yaitu klik "View network stasus and tasks" pada bagian "Network and Internet". "View network status and tasks" berfungsi sebagai pusat kontrol dan pemantauan koneksi jaringan komputer, termasuk setup, diagnosis, dan pengaturan jaringan LAN, Wi-Fi, dan VPN.
Jika sudah berada di dalam "View network stasus and tasks" , langkah selanjutnya yaitu klik "Local Area Connection" ntuk merujuk pada koneksi jaringan kabel (Ethernet) yang menghubungkan komputer ke jaringan lokal (LAN).
Setelah masuk kedalam "Local Area Connection" >> klik "Properties" >> "Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4)". Fungsi "Properties" yaitu pintu masuk untuk mengatur layanan jaringan. Sedangkan "Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4)" adalah tempat untuk mengatur IP, gateway, dan DNS agar komputer bisa berkomunikasi di jaringan dan internet.
Jika sudah masuk ke dalam "Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4)", selanjutnya yaitu mengubah opsi terlebih dahulu menjadi "Use the following IP address", yang awalnya yaitu "Obtain an IP address automatically". Fungsi dari "Use the following IP address" adalah untuk Mengatur IP statis (static IP) secara manual, tanpa DHCP. Setelah sudah mengubah opsi, selanjut yaitu memasukkan IP Address, pastikan IP yang di masukkan berada pada satu jaringan yang sama agar dapat melakukan tes ping, untuk Subnet mask menyesuaikan karena pada materi ini menggunakan prefik 24, maka Subnet mask yang digunakan yaitu 255.255.255.0, untuk gateway menggunakan IP Router yang ada pada ether2. Serta DNS server yaitu 8.8.8.8, fungsi dari DNS server yaitu server yang bertugas menerjemahkan nama domain menjadi alamat IP, agar komputer dapat menemukan dan terhubung ke situs atau layanan yang dimaksud. Konfigurasi telah selesai, maka langkah selanjutnya yaitu melakukan uji coba untuk memastikan apakah yang telah kita konfigurasi tersebut berhasil atau tidak e. Hasil Konfigurasi
Untuk mengetahui apakah konfigurasi yang kita lakukan berhasil atau tidak yaitu melakukan percobaan ping pada Router dengan mengetikkan perintah "ping 192.168.10.2 (IP address PC Windows 7), jika pada "SIZE TTL TIME STATUS" tidak muncul pesan "time out" maka ping dan konfigurasi telah berhasil























Komentar
Posting Komentar